Selasa, 22 November 2016







Jakarta - Seakan tidak pernah usai, kasus yang melibatkan Gatot Brajamusti pun semakin kian melebar. Tidak hanya narkoba, mantan Ketua Umum PARFI itu juga terjerat kepemilikan senjata api dan terduga pemerrkosaan hingga melibatkan anak kecil.

Walau begitu satu persatu hal yang dianggap tidak pernah dilakukan Aa( sapaan Gatot Brajamusti ) mulai terkuak. Yang terbaru, Gatot akan menjalani pemeriksaan sebagai pelapor, atas pencemaran nama baik Penghinaan, keterangan palsu, dan laporan palsu.

"Aa sama sekali tidak pernah melakukan pemerkosaan, kekerasan maupun ancaman kekerasan, memaksa untuk melakukan persetubuhan dengan terlapor (CTP)," ucap Achmad Rifai, kuasa hukum Gatot di kantornya, di gedung Lippo Kuningan Rasuna Said, Senin (21/11).

Siap buktikan kalau dirinya tak pernah memperkosa CTP, Aa siap menjalani pemeriksaan sebagai pelapor Dokumentasi Pribadi/Achmad Rifai
Tim kuasa hukum Aa sendiri memang sebelumnya sudah melayangkan laporannya pada CTP pada 22 Oktober 2016 lalu. Selain itu, CTP sendiri juga mengaku sempat dinikah siri oleh kliennya.
"Hal itu dikuatkan dengan dugaan pengakuan terlapor (CTP) sendiri berdasarkan bukti rekaman yang kami miliki, yang mengaku, jangan apa-apain saya kecuali nikahin saya akhirnya dia nikahin aku nikah siri," tutup Rifai.

Seperti diketahui, setelah Aa ditangkap atas kasus kepemilikan narkoba dan senpi, ada seorang wanita berinisial CTP melaporkannya atas tuduhan pemerkosaan. Merasa tak melakukan hal tersebut, Aa balik melaporkan wanita tersebut atas dugaan pencemaran nama baik.
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar