Sabtu, 31 Desember 2016

Bambang Tri " Jokowi Undercover "

Jakarta - Penulis buku 'Jokowi Undercover', Bambang Tri telah ditangkap polisi dan dibawa ke Jakarta. Kini dia menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polri.

"Iya benar (telah ditangkap), sedang dalam pemeriksaan oleh penyidik," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar , Sabtu (31/12/2016).

Bambang dilaporkan oleh Michael Bimo atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan atau fitnah pada Minggu (25/12). Laporan Michael melalui kuasa hukumnya itu bernomor: LP/1272/XII/2016/Bareskrim.

Bambang ditangkap di wilayah Blora, Jawa Tengah pada Jumat (30/12) sore. Dia kemudian dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat sekitar pukul 19.00 WIB tadi malam.

Sebelumnya kuasa hukum Michael Bimo, Lina Novita, menyebut tulisan Bambang Tri telah memfitnah kliennya. Bambang menyebut Michael dan Presiden Jokowi memiliki ibu yang sama dan terkait partai terlarang.

"Dalam bukunya itu ada dua hal yang prinsip bahwa Pak Bimo disebut satu keturunan dengan Pak Jokowi (Presiden RI). Disebutkan bahwa silsilah keluarga klien saya berasal dari PKI. Padahal bapaknya klien saya seorang pegawai negeri dan kakeknya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan," ungkap Lina Novita saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (25/12).

Bambang juga mencocok-cocokkan wajah kliennya dengan seseorang yang disebut sebagai ayah MichaelBimo."Saya tegaskan bahwa isi buku Jokowi Undercover adalah tidak benar dan fitnah yang mana sangat merugikan bangsa Indonesia pada umumnya, mengingat tuduhan-tuduhan di buku tersebut terkait dengan komunisme dan tuduhan lain yang bersifat pribadi sangat menimbulkan permusuhan di antara sesama anak bangsa," tuturLina.

Jumat, 30 Desember 2016

Viral Video " Rumah Apung " Agus Yudhoyono

Posted by Pandawa Poker On 12.54 No comments

Jakarta - Video cuplikan wawancara Agus Yudhoyono soal konsep tata kota dengan 'rumah terapung' ramai disebarkan di media sosial. Timses calon gubernur DKI nomor urut 1 ini menganggap hal tersebut sebagai kampanye hitam.

Juru bicara Timses Agus-Sylvi, Rachland Nasidik mengatakan bahwa wawancara yang tampil di video tersebut adalah cuplikan saat wawancara di salah satu media. Namun, video tersebut kemudian ditambahkan dengan gambar dan video lain.

"Diberi gambar-gambar tambahan sedemikian rupa untuk menyerang dan membentuk persepsi keliru tentang intelektualitas Agus," kata Rachland dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/12/2016).

Rachland menjelaskan bahwa Agus saat itu mempertanyakan mitos penggusuran sebagai satu-satunya solusi bagi problematika Jakarta, termasuk banjir. Dalam argumentasinya, Agus menyebutkan contoh yang di lihat di negara lain.

"Agus meyakini, membangun Jakarta tanpa menggusur adalah mungkin. Ia memasukkan ke dalam argumentasinya, contoh yang ia saksikan dari pengalaman perjalanannya ke beberapa negara tentang membangun rumah di atas sungai: 'Mengapung'," jelasnya.

Agus disebut tidak pernah menyatakan kampung apung sebagai solusi yang dia pilih untuk Jakarta. Rachland juga menyinggung kampanye Joko Widodo saat Pilgub DKI 2012.

"Gagasan membangun rumah di atas air sebenarnya tidak baru. Namun tentu saja Agus tidak bertanggungjawab atas keterbatasan pengetahuan orang lain, termasuk fakta bahwa pada 2012 Jokowi pernah mengagas pembangunan apartemen mengapung di atas sungai Ciliwung. Keterbatasan pengetahuan orang yang membuat video mengejek Agus tentu adalah tanggungjawabnya sendiri," papar Rachland.

Dia menganggap hal ini sebagai kampanye hitam. Timses menegaskan bahwa Agus-Sylvi menolak tegas kampanye hitam.

"Kami sangat menyesalkan kampanye hitam pada Agus Yudhoyono yang diedarkan secara massif melalui media sosial dan aplikasi percakapan pribadi. Perlu diketahui, Agus-Sylvi menolak kampanye hitam dan secara konsisten menjauhinya. Kami meyakini, Jakarta adalah rumah kita bersama yang tidak boleh dirusak oleh permusuhan dan dengki, melainkan harus dirawat dengan solidaritas dan empati," tutupnya.

Selasa, 27 Desember 2016

Massa Berdemo Sidang Lanjutan Ahok di PN Jakarta pusat

Jakarta - Puluhan manusia dari berbagai organisasi massa berkumpul menggelar aksi di bekas gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mereka menyuarakan aspirasi terkait kembali sidang lanjutan dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Selasa (27/12/2016) pukul 06.20 WIB, massa telah berkumpul di ruas Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Massa mengenakan baju berwarna putih-putih.

Di antara mereka ada yang membawa atribut seperti spanduk dan juga bendera. Diketahui di antara mereka berasal dari ormas Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) dan juga Front Pembela Islam (FPI).

Terlihat juga ada sebuah mobil komando di lokasi. Dari mobil tersebut, orasi disampaikan oleh perwakilan massa.

Personel kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat turut mengamankan lokasi. Termasuk juga personel dari polisi wanita (polwan).

Terlihat juga ada dua mobil barracuda yang ada di lokasi untuk mendukung pengamanan. Selain itu juga ada mobil water cannon yang juga disiagakan.

Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi sedikit tersendat. Sebab, jumlah massa yang banyak membuat dua ruas jalan terpakai. Sehingga praktis, hanya ada dua lajur yang dapat dipakai pengguna jalan.

Sebagaimana diketahui, hari ini sidang Ahok beragendakan pembacaan putusan oleh hakim. Sidang akan dimulai pada pukul 09.00 WIB nanti.

Senin, 26 Desember 2016

Pimpinan Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia

Jakarta - Pimpinan Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) melaporkan Imam Besar FPI Habib Rizieq ke Polda Metro Jaya. Habib Rizieq dilaporkan karena ceramahnya dalam video yang beredar di media sosial dianggap menistakan agama Kristen.

"Kami melaporkan Habib Rizieq, Fauzi Ahmad dan Saya Reza terkait penistaan agama," kata Ketua Umum PP PMKRI Angelo Wake Kako kepada wartawan di Gedung Palayanan Satu Atap, Polda Metro Jaya, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (26/12/2016).

Laporan Polisi PP PMKRI bernomor TBL/6344/XII/2016/PMJ/Ditreskrimsus. Pada laporan itu, PP PMKRI melaporkan Habib Rizieq, akun Instagram @fauzi_ahmad_fiiqolby, dan akun twitter @SayaReya.

Ketiga orang tersebut dilaporkan karena penistaan agama melalui media elektronik dengan pasal 156 dan 156a KUHP serta UU no 11 Tahun 2008 tentang ITE. Barang bukti yang dilampirkan adalah soft copy video.

Video tersebut diambil dari ceramah Rizieq di Pondok Kelapa pada 25 Desember 2016 kemarin. Dalam video yang berdurasi 21 detik itu, Habib Rizieq tampak tengah berbicara di depan massa. Dia membahas mengenai ucapan selamat natal.

"Pada ceramah beliau di Pondok Kelapa pada tanggal 25 kemarin yang menyatakan bahwa 'kalau tuhan itu beranak terus bidannya siapa?' dan di situ kita temukan banyak gelak tawa dari jemaat terhadap apa yang disampaikan dari Habib Rizieq tersebut. Jujur sebagai ketua umum PP-PMKRI kami merasa terhina, merasa tersakiti dengan ucapan yang disampaikan oleh saudara Habib Rizieq Shihab ini," ujar Angelo.

PP PMKRI datang sekitar pukul 12.00 WIB. Memakai atribut organisasi, mereka langsung masuk ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Mereka keluar pukul 15.50 WIB.

Mereka minta proses penanganan kasus ini dilakukan secara cepat. Angelo mengatakan, pihak PMKRI akan membentuk kuasa hukum dari alumni PMKRI.

"Semua alumni PMKRI akan kita kumpulkan untuk jadi lawyer. Sampai saat ini ada 25," kata Angelo.

Habib Rizieq belum berkomentar mengenai pelaporan ini. Ketua FPI DKI Novel Bamukmin mengatakan apa yang disampaikan Rizieq tersebut bukanlah suatu pernyataan yang menistakan agama.

"Jauh itu dari penistaan agama. Apa yang disampaikan Habib Rizieq itu memiliki landasan fatwa MUI yang dikeluarkan pada 7 Maret 1981 bahwa mengucapkan selamat natal itu haram hukumnya," ujar Novel.

Surat Wasiat Teroris jatiluhur

Purwakarta - Tim Densus 88 Antiteror menyergap markas terduga teroris di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Sejumlah barang bukti pun turut diamankan.

Penggerebekan itu dilakukan tim Densus 88 yang dipimpin Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror didampingi Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat. Hasilnya, 2 terduga teroris ditangkap hidup-hidup, serta 2 lainnya tewas ditembak karena melakukan perlawanan menggunakan golok.

Sejumlah barang bukti yang diamankan di antaranya golok, buku-buku, cutter, sepatu, dompet, dan lain-lain. Selain itu, ada pula secarik kertas. Kertas itu berisi pesan wasiat yang bertuliskan tangan.

Tim Densus 88 anti teror menggerebek markas teroris di tengah waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Penggerebekan itu dilakukan pada pukul 11.30 WIB, di Kampung Ubrug, Waduk Jatiluhur, Purwakarta.

Polisi menangkap 2 orang atas nama Ivan dan Rijal. Selain itu polisi juga melumpuhkan dua teroris hingga tewas yang bernama Abu Sofi dan Abu Fais, karena melawan petugas.

Minggu, 25 Desember 2016






Aceh Utara - Tarmizi kaget ketika pulang kerja malah memergoki istrinya sedang bersama pria lain. Tarmizi pun naik pitam dan langsung bergelut dengan selingkuhan istrinya. Akibat perkelahian itu, Tarmizi tewas dibacok.

Peristiwa itu bermula pada Minggu (25/12/2016) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, Putra (selingkuhan) mendatangi rumah IS (istri Tarmizi) di Desa Pulo Rungkom Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Putra dan IS sejak pukul 01.00 WIB sampai subuh berduaan di dalam rumah. Sekitar pukul 05.30 WIB, Tarmizi yang berprofesi sebagai pedagang pulang ke rumahnya. Sampai di sana, ia mendengar suara laki-laki bernama Putra.

"Korban menemukan istri dan tersangka di dalam rumah sehingga terjadi percekcokan antara korban dengan istrinya," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Goenawan.

Usai terjadi percekcokan tersebut, Tarmizi sempat menampar istrinya. IS kemudian lari keluar rumah. Tarmizi dan Putra pun terlibat perkelahian. Akibat perkelahian itu, Tarmizi tewas dengan luka bacok di bagian leher dan dada mengalami luka sayat.

"Setelah mengeksekusi Tarmizi, pelaku melarikan diri dengan menggunakan motor milik korban," jelas Goenawan.

Tak lama setelah kejadian pembunuhan tersebut, polisi meluncur ke lokasi dan memasang garis lokasi di rumah korban.

"Motif diduga perselingkuhan antara pelaku dan istri korban," ungkap Goenawan.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang melarikan diri usai kejadian. "Identitas pelaku saat ini sudah diketahui," jelas Goenawan.
ahok natalan

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merayakan Natal 2016. Namun demikian, Ahok membantah jika akan mengadakan kegiatan 'Open House' di rumahnya.

Minggu (25/12/2016), lewat akun Twitter miliknya @basuki_btp, Ahok mengatakan dia merayakan Natal dengan cara berkumpul bersama keluarganya. Namun, di akhir kalimat, dia membantah mengadakan kegiatan open house di rumahnya.

"Selamat malam, Natal tahun ini saya akan berkumpul dengan keluarga. Tidak benar mengenai info open house Natal di rumah saya pada 25 Desember 2016," demikian cuit Ahok di Twitter yang diunggahnya pada Sabtu (24/12) sekitar pukul 20.00 WIB.

Cuitan Ahok ini langsung mendapat respons dari netizen. Banyak netizen yang kembali mengucapkan selamat Natal kepada calon Gubernur DKI pada Pilkada 2017 ini.

Sementara itu, belum diketahui pasti di mana Ahok akan melakukan ibadah kebaktian Natal tahun ini.

Sabtu, 24 Desember 2016

Bambang Winasis Surat al maidah





Jakarta - Media sosial sedang ramai memperbincangkan video seorang pria yang meniru ucapan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) soal Surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu.

Pria ini mengaku berasal dari Pemalang, Jawa Tengah. Dia biasa disapa Win. Di video itu dia tampak mengenakan kaus warna putih dipadu sweater warna abu-abu dan topi warna hitam.

Di video itu, Win bercerita soal dukungan kepada Ahok yang kini sedang menjalani persidangan karena ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama terkait dengan pidatonya di Kepulauan Seribu menyebut Surat Al Maidah ayat 51.


Win di awal video meminta maaf dan pamit kepada ibunya, Hajah Sumarsih, serta istri dan anaknya. "Gua yakin apa yang gua lakukan ini sesuatu hal yang bodoh, konyol mungkin. Gua nggak ada maksud nyari popularitas, nyari ketenaran, nggak ada. Apa yang gua lakukan saat ini semata-mata mencari keadilan," ujarnya.

Dia mengaku ingin tahu apa reaksi orang jika dirinya mengucapkan hal yang sama seperti Ahok. Dia mengaku siap dipenjara jika nantinya dilaporkan ke polisi dan dinyatakan bersalah di persidangan.

"Ahok lu jangan takut, jangan lagi lu nangis. Lu nggak sendirian. Gua akan nemenin lu masuk penjara," katanya. Dia pun mengucapkan kembali ucapan Ahok soal Surat Al Maidah ayat 51.

"Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara yang mempunyai hak pilih di Pilkada serentak Indonesia ini, jangan pernah mau dibohongi sama orang pakai Surat Al Maidah ayat 51," ujarnya.

Kamis, 22 Desember 2016

Saiful jamil terjerat korupsi

Jakarta - Nasib Saipul Jamil memasuki episode baru. Bila sebelumnya ia terjerat dengan pasal pencabulan, kini Saipul Jamil menyandang status baru: tersangka korupsi.

Saipul Jamil duduk di kursi pesakitan di PN Jakut karena pencabulan. Tuntutan 7 tahun penjara membuat Saipul kalang kabut dan menghalalkan segala cara untuk terbebas dari hukuman, termasuk mengizinkan pengacaranya menyuap berbagai pihak.

Berikut rekaman telepon Saipul Jamil dengan kakaknya, Samsul HIdayatullah pada 10 Mei 2016 yang diperdengarkan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 29 September 2016:

Samsul:
Jadi kabar terbaru gini, 3 majelis itu belum bisa nyanggupin satu. Lagi diupayakan malam ini kalau enggak besok jam 9.
Saipul:
Oh gitu
Samsul:
Karena 3 orang ini masih mau bertahan hukuman loe di 3.
Saipul:
Berapa?
Samsul:
Yang 3 hakim. Dia enggak mau ambil resiko itu 1. Kalau yang 2 orang sudah oke 1. Yang 3 masih mau 2 atau 3 vonisnya.
Saipul:
Masih 2 atau 3?
Samsul:
Iya. Saya bilang ke Ibu kalau 3 saya enggak mau gopek (Rp 500 juta). Tapi kan posisi kita kan posisi jepit tuh.
Saipul:
Hmmmm
Samsul:
Saya bilang ya sudah kabari kami kalau enggak malem ini kalau enggak besok jam 9. Masih kita upayakan. Pasalnya masih 292.
Saipul:
Iya
Samsul:
Cuma untuk jumlahnya, jumlah bonusnya, yang 3 itu yang masih minta pertimbangan. Yang 2 sudah setuju. Termasuk ibu itu sudah setuju. Yang 3 itu yang masih bertahan di 2 atau 3. Tapi kata si ibu sebenarnya kita masih bisa upayakan orang di PP. Untuk uangnya.


Setelah itu, asisten Saipul Jamil mencairkan Rp 500 juta di rekening Saipul Jamil. Uang itu lalu menjadi uang operasional penyuapan lewat panitera pengganti Rohadi. Hasilnya, Saipul dihukum 3 tahun penjara.

Usai putusan, uang diserahkan sehari setelahnya. Tapi KPK mengendus komplotan jahat itu dan meringkusnya.

Di tingkat banding, hukuman Saipul di kasus pencabulan naik dari 3 tahun menjadi 5 tahun. Dengan skandal suap itu, maka Saipul harus berhadapan dengan KPK untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saipul dibidik dengan Pasal 5 UU Tipikor dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Berikut daftar orang yang dihukum di skandal tersebut:

1. Pengacara Berthanalia dihukum 2,5 tahun penjara
2. Kakak Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah dihukum 2 tahun penjara.
3. Pengacara Saipul Jamil, Kasman Sangaji dihukum 3,5 tahun penjara.
4. Rohadi dihukum 7 tahun penjara.

Rabu, 21 Desember 2016

Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan

Jakarta - Polda Jawa Barat telah menyiapkan beberapa antisipasi untuk ormas yang mau melakukan sweeping tempat-tempat yang menggunakan ornamen Natal. Selain akan menindak tegas, upaya persuasif dengan melakukan pendekatan terhadap ormas juga dilakukan.

"Kita sudah turunkan semua, kita mulai dari preventif, pre emtif, kita dekati ormas-ormas untuk bisa persuasif bahwa itu (sweeping) adalah tidak boleh," kata Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan, Selasa (20/12/2016).


"Kita pun juga turunkan TR bahwa barang siapa yang mengadakan sweeping akan ditindak tegas. Karena sweeping itu tindakan polisional, hanya petugas yang berwenang yang boleh melaksanakan sweeping," ujarnya.

Sementara itu, pengamanan menjelang Natal dan Tahun baru juga akan ditingkatkan. Personel kepolisian akan dikerahkan untuk bersiaga di gereja-gereja maupun lokasi yang dinilai rawan.

"Di setiap gereja terutama daerah-daerah yang dinilai cukup rawan dan akan menimbulkan kerawanan sudah kita antisipasi. Mungkin sekarang antisipasi agak lebih ekstra dengan adanya kejadian di Turki, karena disini pun juga merupakan salah satu daerah kantong ideologi radikal," ujarnya.

Karena itu, Anton menjelaskan, pola pengamanan disiapkan baik pengamanan terbuka, tertutup hingga melibatkan unsur TNI. Selain itu, pengamanan di tempat-tempat tertentu juga akan diperketat dengan menggunakan metal detector, jihandak dan lainnya.

Selasa, 20 Desember 2016

Fadli Fadlan Farah Dibba

Jakarta - Adik dari presenter Fadlan dan Fadli, Farah Dibba diketahui mengalami percobaan pemerkosaan. Hal tersebut terjadi siang kemarin saat dirinya mendatangi rumah salah seorang kliennya.

Kini, Farah sendiri sudah berada dalam penanganan pihak rumah sakit. Karena luka yang di deritanya terbilang sangat parah. Farrah sendiri masih mengaku lemas karena sempat disetrum pelaku beberapa kali.

Kasus ini sendiri kini sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Keluarga Fadlan dan Fadli langsung melaporkan kasus adiknya ini ke Polsek Ciledug, Jakarta Selatan.

"Kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, jadi semuanya kami menyerahkannya sama pihak yang berwajib. Biarlah dia mendapatkan ganjaran atas apa yang telah dilakukannya terhadap adik kami," ucap Fadli seperti dikutip 'Selebrita' Trans7, Selasa (20/12/2016).

Kapolsek Ciledug, Kompol I Ketut Sudarsana mengatakan sudah mengantongi barang bukti yang sempat digunakan oleh pelaku saat kejadian berlangsung.

"Kami sudah mengantongi barang bukti, salah satu di antaranya adalah setruman yang dipakai pelaku untuk menyetrum ibu Farah. Bukan hanya itu ada juga remot televisi yang menjadi barang bukti," kata I Ketut Sudarsana.

Senin, 19 Desember 2016

twitter Tending tropic #JokowiTakutFPI

Jakarta - Hastag @JokowiTakutFPI menjadi trending topic di Indonesia siang ini di media sosial Twitter.

Hastag #JokowiTakutFPI ini sudah ramai disuarakan sejak pagi tadi. Hingga saat ini cuitan bernada sindiran terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini masih terus muncul.

Hastag ini muncul terkait dengan aksi Ormas Front Pembela Islam (FPI) yang mendatangi perusahaan dan pusat perbelanjaan di berbagai daerah seperti Jakarta dan Surabaya. Mereka menyebut mensosialisasikan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyebut umat Islam haram mengenakan atribut yang berkaitan dengan perayaan Natal.

Banyak netizen yang bersuara dengan aksi FPI tersebut karena dinilai meresahkan. Aksi sosialiasi tersebut dinilai mengintimidasi. Fatwa MUI disebut bukanlah hukum positif dan aparatlah yang berhak melakukan penertiban, bukan ormas. Ulama Nahdlatul Ulama (NU) KH Mustofa Bisri atau Gus Mus juga menyinggung hal ini.

"Karena tdk tahu, banyak org ~termasuk mungkin yg di MUI dan di pemerintahan~ menganggap bahwa MUI itu lembaga negara yg fatwanya mengikat," tulisnya lewat akun Twitter @gusmusgusmu.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga sudah bersuara atas persoalan ini. Dia menegaskan bahwa Fatwa MUI bukanlah hukum positif di Indonesia. Dia meminta ormas jangan membuat keresahan di masyarakat.

"Untuk ormas, fatwa MUI itu bukan hukum positif di Indonesia. Jadi kalau mau sosialisasi ya jangan sampai membuat masyarakat takut," kata Tito di acara diskusi 'Merangkai Indonesia dalam Kebhinnekaan' di Aula Latif Hendraningrat, Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (19/12).

Tito menegaskan, apabila terdapat ormas menggunakan kekerasan saat melakukan sosialisasi, maka dia memerintahkan jajarannya agar langsung melakukan penindakan. Selain itu, Tito juga menyoroti aksi sosialisasi dari ormas dengan cara datang beramai-ramai ke ruang publik. Menurut Tito, hal itu bisa dihindari dengan cara yang lebih baik melalui sosial media atau undangan resmi.

Tito juga telah memberikan teguran keras kepada Kapolres Bekasi Kota Kombes Umar Surya Fana dan Kapolres Kulonprogo AKBP Nanang Djunaedi yang membuat surat edaran yang isinya terkait fatwa MUI mengharamkan pemakaian atribut nonmuslim.

"Saya tegur keras Polres Metro Bekasi Kota dan Polres Kulonprogo karena mereka mengeluarkan surat edaran seperti yang difatwakan MUI. Sekali lagi, fatwa MUI bukan menjadi rujukan bagi hukum positif kita. Saya suruh cabut surat edaran itu," tegas Tito.
Ahok - Djarot Pilgub DKI 2017

Jakarta - Penggalangan dana / sumbangan dalam kampanye rakyat yang digalang oleh pihak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat kini dinyatakan sudah mencapai Rp 50 miliar. Penggalangan sumbangan akan dihentikan bila sudah mendekati batas maksimal yang diperkenankan KPU.

"Sekarang ini sudah Rp 50 M dalam waktu satu bulan. Bayangkan kalau rakyat sudah bergotong-royong. Itu sulit untuk dikalahkan," kata Djarot usai menghadiri zikir akbar di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (16/12/2016).

Pengumpulan dana ini membuat dia tidak takut dengan kandidat lain yang punya kekayaan sebesar triliunan rupiah. Namun demikian, bila sudah mendekati batas maksimal, penggalangan sumbangan akan dihentikan. Ahok-lah yang meminta Djarot untuk ini.

"Soalnya ada ketentuan KPU kalau enggak salah maksimal berapa miliar, Rp 90 miliar, Rp 75 miliar untuk dana kampanye bagi pasangan calon? Saya enggak tahu ya. Tapi kalau sudah mendekati itu, kita stop," tutur Djarot.

Dia berujar, animo masyarakat sangat besar untuk mengundang makan malam Ahok. Dari acara-acara seperti itu jugalah duit sumbangan terkumpul. Soal transparansi sumbangan-sumbangan ini, dia siap buka-bukaan. Sekalian, dia menantang calon lain untuk berlaku transparan juga soal dana kampanye.

"Gini, sekarang dibuka saja dana kampanye, malah lebih bagus. Coba dana kampanye rakyat Basuki-Djarot dari mana, dibuka, pengeluaran juga dibuka, supaya lebih fair, ada transparansi. Bukan hanya pasangan nomor urut 2, (tapi) yang lain juga dibuka. Kalau kami sebagian besar dari rakyat, dan itu tercatat semua termasuk namanya, NPWP-nya berapa yang setor, semua tercatat transparan," tutur Djarot.

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 13 tahun 2016, dana kampanye bisa bersumber dari: a. pasangan calon; b. partai politik; atau c. sumbangan lain yang sah menurut hukum dari pihak lain.

Dana kampanye dari pasangan calon berasal dari harta kekayaan pribadi yang bersangkutan. Dana kampanye dari partai politik berasal dari keuangan partai politik. Sementara dana kampanye dari pihak lain berasal dari: a. perseorangan; b. kelompok; atau c. badan hukum swasta.

Bentuk dana kampanye adalah: uang; barang; atau jasa. Dana kampanye yang berbentuk uang mencakup uang tunai, cek, bilyet giro, surat berharga dan penerimaan melalui transaksi perbankan. Kemudian nominal yang bisa diberikan kepada pasangan calon ada batasannya. Pasal 7 ayat 1 menyebut dana kampanye dari sumbangan pihak lain perseorangan paling banyak Rp 75 juta selama masa kampanye.

Angka itu lebih besar dari ketentuan di UU Pilkada sebelumnya yaitu Rp 50 juta. Begitu juga untuk dana kampanye dari kelompok atau badan hukum swasta sebelumnya maksimal Rp 500 juta, kini maksimal bisa sumbang Rp 750 juta.

Minggu, 18 Desember 2016

Mr Ong " Raja Narkoba " Mengajukan PK kedua

Posted by Pandawa Poker On 15.13 No comments
Mr Ong Raja Narkoba ( Kwan Fuk Sing )

Jakarta - Terpidana mati Kwan Fuk Sing alias Mr Ong akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kedua. Langkah hukum ini dilakukan untuk melawan putusan mati dari MA.

"Kita mau mengajukan PK kedua," ujar Kuasa hukumnya Ferry Djuan di Jakarta, Minggu (18/12/2016).

Ferry melihat kejanggalan dari putusan kasasi hakim agung di perkara narkoba Kwan Fuk Sing alias Mr Ong. Namun dalam PK yang diajukan ditolak oleh ketua majelis hakim agung Artidjo Alkotsar.

"Saya nggak terima, saya mau hantam di PK kedua," sambungnya.

Menurutnya putusan seumur hidup yang diganjar hakim pengadilan pertama dan tingkat tinggi sudah benar. Namun ketika naik kasasi, hakim agung mengubah menjadi hukuman mati.

"Jadi kalau kami mengajukan PK dengan tuntutan seumur hidup, itu sudah sangat adil dan wajar. Cukup seumur hidup aja. Tidak usah aneh-aneh, kita ingin balik pada putusan asal, yaitu 2/3 dengan tuntutan. Jadi kembali ke seumur hidup, moga-moga panjang umur," beber Ferry.

Ferry mengatakan atas penolakan PK tersebut dia telah berkoordinasi dengan si klien. Pada Jumat (16/2) kemarin, Ferry telah menemui Ong yang berada di Lapas Cipinang.

"Di hari yang masuk usia senja ini pak Ong banyak melakukan aktivitas di vihara. Selama ini dia selalu sembayang. Itu bisa tanya petugas, dia selalu bantu orang banyak," ujar Ferry.

Ferry menceritakan Ong merasa tidak terima atas putusan mati oleh hakim agung. Hukuman itu dianggap tidak memiliki keadilan terhadap kliennya.

"Enggak jelas memang bukan saya. Memang saya salah, saya ngaku. Waktu tangkap saya semua ada, sebab sampai di Palembang saya disiksa. Saya disika dan ditendang tulangnya, sampai amsiong," ucap Ferry meniru penjelasan Ong.

Ferry mengatakan kliennya tidak terima kalau harus mati dari senapan laras panjang eksekutor. Ong, kata Ferry, dijadikan kambing hitam.

"Kalau mati konyol nggak terima, saya jadi setan, saya akan cari. Kalau saya mati normal enggak apa-apa, ya itu tuhan yang ngatur. Saya nggak ada satu perak pun untung. Saya ini menjadi korban kambing hitam, kalau kamu bilang itu matinya senang enggak tu? jadi setan saya cari," ucap Ong ditirukan Ferry.

Ferry mengatakan dalam lapas kondisi kesehatan kliennya terus turun. Apalagi Ong sudah menginjak usia yang teramat senja, hampir 80 tahun.

"Itu biar tuhan yang atur, saya sendiri lagi sakit. Sebetulnya saya mati tidak apa-apa, dua minggu lagi (umur saya) 80 tahun. Tapi saya mau hukuman jelas, kita hari ini mati, besok mati sama juga. Saya kalau berhenti obat juga mati sendiri nggak usah eksekusi," tutup Ong sebagaimana ditirukan Ferry.

Mr Ong dikenal sebagai Raja Narkoba di dunia hitam. Merujuk pada putusan persidangan, disebutkan sekeluarnya dari LP Salemba pada 2004, Ong langsung terbang ke Hong Kong untuk kembali bisnis narkoba.

Pria kelahiran 1950 itu keluar dari LP Salemba pada 2004. Dia ditahan di LP Salemba karena terbelit kasus yang sama, narkoba.

Belakangan ia kembali ditangkap dan akhirnya dihukum mati. 10 Tahun berlalu, Mr Ong tidak kunjung dieksekusi mati.

Jumat, 16 Desember 2016






Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian, menegaskan pengungkapan rencana teror dan penangkapan para terduga kelompok teroris merupakan hasil kerja Densus 88 Antiteror. Tak ada rekayasa dalam penanganan kasus terorisme.

"Kalau ada bukti bahwa ini rekayasa, tunjukkan buktinya itu dan kita akan lakukan tindakan tegas. Saya sendiri, kalau ini rekayasa saya siap dicopot," tegas Tito di Rupatama Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (16/12/2016).

Tito menyebut penangkapan terduga teroris dan pengungkapan kelompok jaringannya adalah hasil penyelidikan yang selama berbulan-bulan. Dia mengapresiasi kinerja Densus 88 Antiteror yang berhasil mencegah rencana bom bunuh diri di Istana.

"Kegiatan intelijen yang memonitor terus 24 jam. Kita beruntung ada kasus seperti ini kita gagalkan," imbuhnya.

Dia yakin masyarakat sudah cerdas mencerna informasi sehingga kabar-kabar miring atas kinerja pemberantasan terorisme tak diterima begitu saja.

"Masyarakat sudah sangat cerdas ya, apa yg ada tidak akan ditelan begitu saja. Kalau ada data, pelaku mengatakan ada rekayasa, fine, internal kita bila perlu saya pecat. Saya pun akan mengundurkan diri bila saya terlibat merekayasa," tegas Tito.

Densus 88 Antiteror sebelumnya menangkap sejumlah terduga teroris terkait rencana bom bunuh diri di depan Istana. Aksi yang direncanakan digelar pada hari Minggu (11/12) berhasil digagalkan Polri.

Mereka yang ditangkap terkait rencana bom ini adalah Agus Supriyadi, Nur Solikhin alias Abu Ghuron, Diyan Yulia Novi alias Ayatul Nissa, Suyanto alias Abu Iza alias Abu Daroini, Khafud Fathoni alias Toni, dan Wawan Prasetyawan alias Abu Umar bin Sakiman.

Kamis, 15 Desember 2016

Deputi Bakamla Terkena OTT oleh KPK

Posted by Pandawa Poker On 14.23 No comments
Eko Susilo Hadi ( Deputi Bakamla )

Jakarta - Deputi Bidang Informasi Hukum dan Kerja Sama Badan Keamanan Laut (Bakamla) Eko Susilo Hadi menjadi tersangka kasus suap sebesar Rp 2 miliar. Duit suap diduga terkait dengan pengadaan satelit pemantauan (monitoring satellite) di Bakamla.

"Diduga pemberian kepada pejabat Bakamla terkait pengandaan mointoring satellite di Bakamla RI tahun 2016 dengan sumber pendanaan APBNP," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (15/12/2016).'

Eko Susilo Hadi tertangkap usai menerima uang Rp 2 miliar pecahan USD dan SGD dari pihak PT MTI yakni HST dan MAO. Penyidik KPK mengamankan ketiganya di kantor Bakamla Jl Soetomo, Jakarta Pusat pada Rabu (14/12).

"Setelah melakukan pemeriksaan 1 kali 24 jam pasca penangkapan dan gelar perkara, KPK meningkatan status penanganan perkara ke penyidikan sejalan dengan penetapan 4 orang sebagai tersangka. Mereka adalah HST, MAO, FD Direktur PT MTI dan ESH," imbuh Agus.

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Arie Soedewo kepada wartawan sebelumnya menyebut adanya pengadaan bidang sistem surveillance. Pengadaan tersebut di antaranya long range camera, monitoring satellite dan pengadaan backbone coastal surveillance system.

Dari penelusuran di lpse.bakamla.id, Kamis (15/12), 3 proyek yang dimaksud Arie telah selesai lelang semua. Ketiganya yaitu long range camera, monitoring satellite dan pengadaan backbone coastal surveillance system.

Untuk long range camera, nilai pagu paketnya Rp 102.057.071.000. Lelang diikuti 32 peserta dengan pemenang lelang PT Zhasa Putra Deratama dengan HPS (Harga Perkiraan Sendiri) Rp 101.897.953.520,29.

Kemudian untuk monitoring satelit, nilai pagunya Rp 402.710.273.000. Lelang diikuti 41 peserta dengan pemenang lelang Melati Technofo Indonesia dengan HPS Rp 402.273.025.612.

Lalu untuk backbone coastal surveillance system, nilai pagunya Rp 400.000.000.000. Lelang diikuti 31 peserta dengan pemenang lelang CMI Teknologi dengan HPS Rp 399.805.206.746.
Rodrigo Duterte

Manila - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengaku dirinya pernah membunuh para tersangka kriminal sewaktu masih menjadi wali kota Davao. Pengakuan Duterte ini direspons oleh dua senator Filipina yang menyatakan, presiden kontroversial itu bisa dimakzulkan.

Dalam pidatonya di depan para pebisnis Filipina pada Senin (12/12), Duterte mengatakan dirinya turun langsung ke jalan untuk membunuh para tersangka kriminal. Menurutnya, hal itu dilakukannya untuk memberikan contoh bagi para polisi.

"Di Davao saya dulu melakukannya sendiri. Hanya untuk menunjukkan kepada mereka (polisi) bahwa jika saya bisa melakukannya, mengapa Anda tak bisa," ujar Duterte dalam pidatonya di istana kepresiden Manila.

"Dan saya akan berkeliling di Davao dengan motor, dengan motor besar berkeliling, dan saya akan berpatroli di jalan-jalan, mencari masalah juga. Saya benar-benar mencari konfrontasi sehingga saya bisa membunuh," imbuh Duterte.

Menurut Senator Leila de Lima, seorang pengkritik keras Duterte, pengakuan Duterte itu bisa menjadi alasan untuk pemakzulan.

"Itu pengkhianatan kepercayaan publik dan itu merupakan kejahatan berat karena pembunuhan massal tentunya masuk ke dalam kategori kejahatan berat. Dan kejahatan berat merupakan alasan untuk pemakzulan sesuai konstitusi," ujar de Lima kepada media CNN seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (15/12/2016).

Hal yang sama disampaikan juga oleh Senator Richard Gordon yang memimpin komisi kehakiman Senat Filipina. Dikatakannya, Duterte telah membuka dirinya untuk kemungkinan sidang pemakzulan menyusul komentar kontroversialnya itu.

Mengenai komentar Duterte, Menteri Kehakiman Vitaliano Aguirre menyebut bahwa hal itu hanya hiperbola.

"Itu seperti hiperbola, itulah presiden, dia biasa membesar-besarkan hanya untuk menyampaikan pesannya," cetus Aguirre.

Duterte pernah menjadi wali kota Davao selama 20 tahun. Kelompok-kelompok HAM telah menuding Duterte menjalankan skuad penembak mati di Davao yang telah menewaskan lebih dari 1.000 tersangka kriminal.

Sejak terpilihnya Duterte menjadi presiden, kepolisian dilaporkan telah menewaskan 2.086 orang dalam operasi anti-narkoba. Lebih dari 3 ribu orang lainnya telah tewas dalam situasi yang tidak jelas. Namun dilaporkan, para penyerang bertopeng kerap menerobos masuk ke rumah-rumah dan membunuh orang-orang yang telah dicurigai sebagai pengedar ataupun pecandu narkoba.

Duterte bersikeras bahwa polisi hanya membunuh untuk mempertahankan diri dan para bandit telah membunuh korban-korban lainnya.

Rabu, 14 Desember 2016

Majelis Ulama Indonesia ( MUI )

Jakarta - Penggunaan atribut Natal menjadi debat tahunan di Indonesia. MUI akhirnya mengeluarkan fatwa terkait hal tersebut.

"Menggunakan atribut keagamaan nonmuslim adalah haram. Mengajak atau memerintahkan penggunaan atribut keagamaan nonmuslim adalah haram," ujar Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, membacakan fatwa tersebut, Rabu (14/12/2016).

Asrorun mengatakan, atribut keagamaan yang dimaksud adalah sesuatu yang dipakai dan digunakan sebagai identitas, ciri khas atau tanda tertentu dari suatu agama atau umat agama tertentu, baik terkait dengan keyakinan, ritual ibadah, maupun tradisi dari agama tertentu.

"Ada sejumlah pertimbangan yang diambil," kata Asrorun.

Berikut isi poin dalam kategori 'menimbang':

  • bahwa di masyarakat terjadi fenomena di mana saat peringatan hari besar agama non-Islam, sebagian umat Islam atas nama toleransi dan persahabatan, menggunakan atribut dan/atau simbol keagamaan nonmuslim yang berdampak pada siar keagamaan mereka;
  • bahwa untuk memeriahkan kegiatan keagamaan non-Islam, ada sebagian pemilik usaha seperti hotel, super market, departemen store, restoran dan lain sebagainya, bahkan kantor pemerintahan mengharuskan karyawannya, termasuk yang muslim untuk menggunakan atribut keagamaan dari non-muslim;
  • bahwa terhadap masalah tersebut, muncul pertanyaan mengenai hukum menggunakan atribut keagamaan non-muslim;
  • bahwa oleh karena itu dipandang perlu menetapkan fatwa tentang hukum menggunakan atribut keagamaan non-muslim guna dijadikan pedoman.

Selasa, 13 Desember 2016

Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok )

Jakarta - Kuasa hukum dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Trimoelja D Soerjadi, menganggap dakwaan JPU sama sekali tidak tepat. Tri mengatakan ada 4 alasan mengapa hakim harus menolak dakwaan JPU.

Dalam sidang eksepsi yang digelar di eks Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jl Gajah Mada, Selasa (13/12/2016), Tri menyebut dakwaan jaksa sangat prematur. Bahkan dakwaan tidak tepat karena tidak dijelaskan subjek korban.

Berikut 4 alasan tim kuasa hukum Ahok yang meminta hakim untuk menolak dakwaan jaksa:
  1. Surat dakwaan dianggap prematur karena tidak dilalui dengan mekanisme peringatan keras. 
  2. Surat dakwaan melanggar ketentuan lex specialis derogat lex generalis. Prinsip itu menyebut, aturan hukum yang bersifat khusus harus mengesampingkan aturan hukum yang bersifat umum, berdasarkan Pasal 1, 2, dan 3 UU 1/PNPS 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama. Pasal 2 ayat 1 beleid itu berbunyi, barang siapa melanggar pasal satu diberikan perintah atau peringatan untuk menghentikan perbuatannya.
  3. Surat dakwaan tidak menjelaskan ada akibat yang dilakukan oleh saudara Basuki Tjahaja Purnama.
  4. Dalam dakwaan tidak dijelaskan siapa sebenarnya subjek korban.
"Kami mohon agar majelis hakim menolak seluruh dakwaan jaksa," ucap Tri.

Sidang Perdana Ahok Di gelar

Posted by Pandawa Poker On 09.33 No comments



Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) Sidang Perdana

Jakarta - Sidang perdana kasus Basuki T Purnama sudah dimulai. Setelah memastikan identitas Ahok, hakim mempersilakan jaksa untuk membacakan surat dakwaan.

"Kami cek dulu identitas terdakwa," ujar Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto di gedung pengadilan eks Pengadilan Negeri Jakpus, Jl Gadjah Mada, Selasa (13/12/2016).

Dwiarso lantas mencocokkan identitas Ahok yang ada di lembar pertama surat dakwaan dengan melakukan konfirmasi langsung ke Ahok yang duduk di kursi terdakwa.

"Nama saya Basuki Tjahaja Purnama," ujar Ahok.

Ahok lantas memaparkan dia beragama Kristen Protestan, pendidikan S2, dan berumur 50 tahun. Dia juga menjelaskan beralamat rumah di Pantai Mutiara.

Setelah pengecekan identitas selesai dilakukan, Dwiarso lantas meminta jaksa untuk membacakan surat dakwaan. Salah seorang anggota tim jaksa lantas berdiri dan mulai membacakan surat dakwaan.

Minggu, 11 Desember 2016



 Jakarta, Bella Shofie selalu tampil dengan penuh sensasi. Seperti beberapa waktu lalu, ia mengunggah foto dirinya mengenakan mukena yang cukup panjang beserta bawahannya.

Seperti diketahui itu adalah dagangan yang kerap ia promosikan melalui akun Instagramnya. Ya, sejak dirinya umrah, Bella Shofie mulai menjalani bisnis mukena.

Sempat mengendur, kini Bella Shofie kembali menunjukkan keseriusannya dalam berbisnis. Beberapa kali ia pun mengunggah postingan yang sama dengan warna mukena yang berbeda.

Namun baru-baru ini Bella Shofie kembali memperlihatkan foto dirinya di media sosial tersebut. Namun kali ini ia tak lagi memakai mukena melainkan memperlihatkan paha mulusnya.


Memakai piyama pendek, Bella Shofie sedang berpose santai setengah tiduran. Kaki putihnya itu pun sedikit diangkat ke senderan kursi. Tentu saja itu membuat bajunya tersingkap.

Dengan dandanan sederhana, wajah Bella Shofie pun melihat ke arah kamera. Ia pun memberikan senyuman dengan tangan tak lepas dari handphone.

Sabtu, 10 Desember 2016






Bekasi - Bom berbentuk panci yang ditemukan di sebuah rumah di Bintara, Bekasi, Jawa Barat sudah diledakkan oleh tim Gegana. Bom tersebut berdaya ledak tinggi.

"Ditemukan sebuah bom high explosive. Ini kalau meledak ini radius 300 meter hancur semua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di lokasi kejadian, Sabtu (10/12/2016).

Bom tersebut memiliki bobot 3 kilogram. Bom rencananya akan diledakkan besok pagi di lingkungan Istana Negara (11/12).

"Kalau dinyalakan kecepatannya adalah 4.000 km/jam," imbuh Argo.

Bom itu diduga milik seorang perempuan berinisial DYN dan diamankan di lokasi. Selain DYN, juga ada 2 pria yang diamankan di Kalimalang.

NU Memecat Ahmad Dhani !

Posted by Pandawa Poker On 01.10 No comments
Ahmad Dhani

Jakarta - Musisi Ahmad Dhani ternyata telah dipecat dari jabatan-nya sebagai Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU). Pemecatan Dhani itu dikonfirmasi oleh Ketua Lembaga Dakwah PBNU Maman Imanulhaq.

"Iya, benar. Ahmad Dhani kan masuk jadi pengurus Lesbumi. KH Agus Sunyoto selaku Ketua Lesbumi memberikan keterangan diberhentikan, istilahnya dipecat," kata Maman saat dihubungi melalui telepon, Jumat (9/12/2016).

Dikutip dari situs NU, Ketua Lesbumi PBNU KH Agus Sunyoto juga membenarkan informasi ini. Calon Wakil Bupati Bekasi ini diberhentikan dari kepengurusan Lesbumi periode 2015-2020.

Agus mengatakan pemecatan Dhani sudah berlangsung sejak November. Persisnya usai keterlibatan Dhani dalam aksi Demo 4 November 2016 lalu.

Proses pemecatan Dhani sudah berdasarkan kesepakatan para pengurus Lesbumi. Dhani juga disebut Agus sejak awal tidak pernah terlibat dalam forum rapat-rapat resmi atau pun kegiatan lembaga.

Jumat, 09 Desember 2016

Basuki Tjahya Purnama ( Ahok )


Jakarta - Lahan bekas Kedutaan Besar Inggris di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat menjadi polemik. Plt Gubernur DKI Sumarsono mengatakan lahan yang akan dibeli oleh Pemprov DKI tersebut ternyata milik pemerintah pusat. Hal tersebut berdasarkan pada temuan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Namun, pernyataan berbeda dikeluarkan oleh Gubernur DKI nonaktif Basuki T Purnama (Ahok). Menurut Ahok, rekomendasi pembelian lahan tersebut sudah dikeluarkan oleh BPN sejak tahun 2015. Bahkan nota kesepahaman pembelian sudah dilakukan saat Presiden Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

"Itu rekomendasinya (pembelian lahan) sudah dari tahun 2015. Malah MoU pembelian dilakukan oleh Pak Jokowi ketika jadi menjadi Gubernur," kata Ahok di Studio Net TV, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2016).

Ahok menjelaskan bahwa sudah ada surat dari BPN yang menjelaskan peralihan lahan dari pemerintah pusat kepada Kerajaan Inggris. Bahkan Ahok juga mengatakan, pemberian lahan tersebut lumrah dilakukan di banyak negara.

"Yang penting ada dari BPN, dari pemerintah pusat serahkan kepada Inggris, berartikan punya Inggris kan. Ada surat keterangan dari BPN," ujar Ahok.

"Sebetulnya dalam sistem tata negara, biasanya pemerintah kasih tanah kepada negara sahabat. Sebaiknya sana (Inggris) juga di kasih," lanjutnya.

Ahok sendiri merasa heran mengapa Plt Gubenur DKI Sumarsono mengatakan lahan tersebut adalah milik pemerintah pusat. Apalagi Sumarsono berdalih pernyataannya tersebut berdasarkan temuan dari BPN.

"Makanya saya enggak tahu, saya enggak ikut ini kan. tanya sama mereka (Sumarsono dan BPN) saja," tutupnya.
Amel Alvi

Jakarta - Model majalah pria dewasa, Novi Amelia kembali berulah. Dia diamankan Polwan setelah dilaporkan warga karena berteriak-teriak di pinggir jalan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/12/2016) sekitar pukul 15.00 WIB. Teriakan Novi ini mengundang perhatin warga, sehingga warga melaporkannya ke Polsek Tebet.

Seorang polwan kemudian membujuknya untuk ikut dengannya ke dalam mobil patroli. Namun Novi malah berteriak.

"Jangan tarik-tarik!," ujar Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta menirukan Novi, Kamis (8/12/2016).

Namun, tidak lama kemudian, Novi akhirnya mau masuk ke dalam mobil patroli Polsek Tebet. Purwanta menduga, Novi berulah karena penyakit lamanya kambuh lagi.

Saat diamankan, Novi mengenakan rok mini dan sweater. Novi mengenakan sepatu kets warna putih.

Sebagaimana diketahui, Novi mengantongi sejumlah catatan reputasi. Dia pernah menabrak tujuh orang dengan Honda Jazz-nya di kawasan Taman Sari Jakarta Barat, pada 11 Oktober 2012. Dia juga buka baju di kantor polisi. Pada September 2013, Novi juga pernah mengamuk di indekosnya dan diusir dari indekos di bilangan Setiabudi Jakarta Selatan itu. Dia juga pernah mengamuk di Markas Polsek Menteng pada November 2013.

Kamis, 08 Desember 2016

Ali Lubis Gugat Ahok





Jakarta - Ali Lubis mengajukan gugatan terhadap Basuki Tjahja Purnama ( Ahok ) terkait pidato di Kepulauan Seribu. Gugatan ganti rugi sebesar Rp 470 miliar itu mengatasnamakan umat Islam yang benci terhadap Ahok.

"Gugatan ini dari kelompok anti Ahok dari pernyataan dia yang banyak protes dengan kerugian secara materil dan immaterial. Nah kita mencoba rumuskan kerugian materil," ujar pemohon gugatan class action Ali Lubis di Gedung PN Jakpus, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, (8/12/2016).

"Intinya kita akan menggunakan untuk perjuangan Islam ke depan, dengan dari anggaran ini kita buatkan hal-hal seperti penistaan agama. Intinya untuk perjuangan umat seperti pembangunan masjid," sambungnya.

Ali mengklaim gugatan ini telah disetujui oleh umat Islam yang anti Ahok. Dia juga membeberkan alasan gugatan ini yang diwakilkan olehnya.

"Hanya kelemahannya tidak semua orang bisa menggugat. Jadi kami mewakili dalam hal ini yang mengerti hukum untuk mengajukan gugatan," paparnya.

Ali mengatakan nominal Rp 470 miliar ini dikakulasikan dengan perhitungan biaya yang dikeluarkan umat Islam dalam kegiatan kemarin. Biaya pengeluaran itu dilakukan dengan jumlah umat yang turun ke jalan.

"Rp 470 miliar ini kan kita kalkulasi dari aksi kemarin. Minimal orang yang ikut aksi kemarin mengeluarkan uang Rp 100 ribu. Karena ada yang cerita mereka biaya sendiri, enggak dibayar. Kita menghitung tidak semua. Dari aksi pertama kedua, ada jumlah kurang lebih 4.700 orang dari tiga aksi tersebut. Ini kan minimal, kami tak menghitung biaya rinci per orang, seperti ada biaya hotel perorangan," pungkasnya

Sebelumnya Ali Lubis bersama kuasa hukumnya Nurhayati mendaftarkan gugatan class action ke PN Jakut sebesar Rp 470 miliar. Dalam tuntutannya uang itu akan digunakan untuk pembangunan masjid di seluruh Indonesia.

Data Sementara Korban Gempa Aceh

Posted by Pandawa Poker On 01.10 No comments
Gempa Aceh Pidie Jaya

Jakarta - Proses pencarian dan penyelamatan korban gempa 6,5 SR di Aceh masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Sebagian korban tewas sudah ada yang berhasil diidentifikasi.

Berdasarkan data dari BNPB, ada 94 orang korban tewas. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya menyebut ada satu orang yang dinyatakan hilang, 128 orang luka berat, 489 orang luka ringan dan ratusan bangunan rusak.

Berikut sebagian nama-nama korban jiwa yang berhasil didata hingga Rabu (7/12/2016) malam:

Kabupaten Pidie Jaya (ada 91 orang tewas)
1. Rika Sukma/Perempuan (25)
2. Muliadi/Laki-laki (28)
3. Rina/Perempuan (38)
4. Anak dari Rina (3 bulan)
5. Heru/Laki-laki (45)
6. Umar Nurdin/Laki-laki (2)
7. Iswadi/Laki-laki (39)
8. Nana istri Iswadi/Perempuan (29)
9. Hafid anak Iswadi/Laki-laki (5)
10. Hadi anak Iswadi/Laki-laki (3)
11. Anak Iswadi (3 bulan)
12. Deni Abizar/Perempuan
13. Marlina/Perempuan
14. M Zalalussayuti/Laki-laki (17 bulan)
15. Nia Syahira/Perempuan
16. Maulida/Perempuan
17. Kusmarida/Perempuan
18. Anak Bidan Radiah
19. Misra Mubarak/Laki-laki (30)
20. Sakdiah/Perempuan (50)
21. Nurhadi/Laki-laki
22. Surhana/Laki-laki
23. Nabil/Perempuan (5)
24. Maya/Perempuan (14)
25. Wahid Faisal/Laki-laki
26. Wahid/Laki-laki
27. Istri Wahid/Perempuan
28. Sofyan Gade/Laki-laki
29. Istri Sofyan/Perempuan
30. Anak dari Sofyan
31. Anak dari Sofyan
32. Anak dari Sofyan
33. Abdullah Thaleb/Laki-laki
34. Fauzan/Laki-laki
35. Adri Yanto/Laki-laki (20)
36. Anak Adri Yanto/Laki-laki (4)
37. Muhibuddin Khairi/Laki-laki (2)
38. Syahrol Gunawan/Laki-laki
39. Nyak Gade Bugeh (80)
40. Nasriati/Laki-laki (60)
41. H Ibrahim/Laki-laki (55)
42. Khatijah/Perempuan (42)
43. M Siddi/Laki-laki (8)
44. Fatir/Laki-laki (5)

Untuk nama-nama korban lainnya di Pidie Jaya masih dalam pendataan oleh pihak BPBD setempat. Di Pidie Jaya sendiri 125 orang luka berat dan 411 Orang luka ringan.

Di Kabupaten Bireuen ada dua orang tewas atas nama Imam Fadhil/Laki-laki (23) dan Habibah Binti Abu Bakar/Perempuan (70). Kemudian terdapat pula delapan orang luka berat, 128 orang luka ringan dan sepuluh ribu santri terdampak.

Selanjutnya kabupaten Pidie terdapat satu orang tewas atas nama H. Jailani/Laki-laki (60). Satu orang masih dinyatakan hilang.

Seperti diketahui Gempa 6,5 SR mengguncang wilayah Aceh pagi tadi. Tim SAR gabungan berjibaku melakukan evakuasi dan penanganan pasca gempa. TNI AD sendiri menerjunkan lebih dari seribu personelnya untuk membantu korban.

Rabu, 07 Desember 2016

Nazib Rajak





Jakarta - Di media sosial sedang ramai diperbincangkan soal video PM Malaysia Najib Razak berpidato memprotes kekerasan terhadap etnis Rohingya di Myanmar. Dia menyinggung Indonesia agar tidak hanya mengurusi soal kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saja.

Video pidato najib ini banyak diunggah di akun berbagi video Youtube, Rabu (7/12/2016). Saat itu Najib sedang berpidato di depan ribuan orang di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (4/12).

Di video itu, Najib dengan semangat berkobar-kobar dan suara lantang mengkritik habis pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi. Dia menyebut praktik kekerasan otoritas Myanmar terhadap minoritas muslim Rohingya sebagai genosida.

"Kita tahu bahwa tragedi Rohingya ini sesuatu yang amat dekat di hati kita. Kita akan lakukan apa saja, kita minta badan lain bertindak," kata Najib membakar semangat rakyatnya. Dia menyatakan bahwa penindasan terhadap etnis Rohingya juga merupakan masalah Malaysia sebagai negara yang mayoritas berpenduduk Islam.

Dalam video itu, Najib juga mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) berperan aktif mengajak masyarakat Indonesia menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya. Namun menariknya, Najib juga menyinggung nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Najib menyindir agar Indonesia tidak hanya memprotes soal kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok saja. Menurutnya, penindasan terhadap etnis Rohingya juga harus diperjuangkan Indonesia.

"Saya pun nak minta Presiden Jokowi, minta rakyat Indonesia berhimpun. Jangan protes Ahok saja. Ahok, Ahok lah! Rohingya mesti diperjuangkan di Indonesia. Mereka boleh berhimpun. Di Jakarta, himpun," tegas Najib dengan nada bicara yang berapi-api.

Dalam unjuk rasa ini, PM Najib juga menyerukan intervensi internasional dari PBB, Mahkamah Pidana Internasional dan Organisasi Kerja Sama Islam untuk membantu warga Rohingya. Dia juga berharap negara-negara ASEAN ikut ambil bagian.

"Dunia tidak hanya bisa mengatakan, 'lihat, ini bukan masalah kami'. Ini masalah kita semua! Saudara sekalian, kita akan terus bertindak, gunakan saluran apa saja. Kita harus terus melanjutkan tekanan," ujar Najib.
Mayjen TNI Teddy Lhaksmana


Jakarta - Dua purnawirawan TNI, Mayjen (purn) Kivlan Zein dan Brigjen (purn) Adityawarman Thaha ditangkap atas dugaan makar. Namun Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana menegaskan, penangkapan itu tak akan membuat perpecahan di tubuh TNI.

"Rantai komando itu jelas sekali, apalagi ada (info) yang akan bergerak ke Jakarta, itu sangat bohong. Tidak ada perpecahan, sangat solid," tegas Teddy kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Teddy juga membantah adanya pengerahan massa yang pro terhadap dua orang purnawirawan tersebut. "Tadi sudah saya sampaikan, sebelumnya sudah dilaporkan kalau ada respons penangkapan, tentu tidak," imbuh dia.

Dalam upaya pengamanan aksi 4 November dan 2 Desember TNI tetap solid. Dia juga menyatakan bahwa TNI satu komando dalam upaya penegakan hukum terhadap kedua purnawirawan tersebut.

"Mantan militer juga merupakan tanggung jawab saya," imbuhnya.

Bahkan sebelum menangkap keduanya, TNI dan Polri telah membahasnya dalam berbagai rapat.

"Kebetulan saya berada dalam satu komando tugas, sama-sama, ya itulah analisa yang kami ambil, terpaksa ini harus diamankan sementara menjelang pelaksanaan tanggal 2 (Desember) ini," tegas dia.

Teddy melanjutkan, operasi tersebut sudah seizin dan sepengetahuan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

"Dilaporkan semua, jadi tidak ada tindakan yang liar. Apalagi ada perpecahan itu tidak ada, rantai komando TNI sangat solid dan tidak ada perpecahan," pungkas Teddy.

Rossa dan Afgan Pacaran ?!

Posted by Pandawa Poker On 04.58 No comments

Afgan dan Rossa Pacaran

Jakarta - Kedekatan antara Rossa dan Afgan membuat publik bertanya-tanya. Apakah benar keduanya memiliki hungan asmara

Dugaan ini muncul lantaran Rossa dan Afgan seringkali  menunjukkan keakrabannya di media sosial maupun di atas panggung. Pasangan ini sempat berduet lewat lagu "Kamu yang Kutunggu"yang menambah akrab keduanya.

Saat dikonfirmasi langsung kepada Rossa, janda satu anak itu pun memberi jawaban mengambang. "Aku enggak mau cerita banyak-banyak lah. Pokoknya yang paling pasti, kami berdua saling dekat‬," kata Rossa, saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (6/12/2016).

Jawaban dari Rossa tentu belum memuaskan bagi awak media yang mewawancarainya. Ketika didesak mengenai hubungan yang sebenarnya, pelantun "Ayat-Ayat Cinta" itu pun kembali memberi jawaban yang sama. "Kami pokoknya dekat," kata Rossa mendandaskan.

Rossa sangat berhati-hati dalam berucap mengenai hubungannya dengan Afgan. Kedekatan Rossa dan Afgan sudah terjalin sejak lama, apalagi keduanya kerap terlihat bersama. Saat Afgan menggelar konser tunggal di Malaysia, Rossa menjadi salah satu bintang tamu utama dalam konser tersebut.
kebaktian di bandung di bubarkan


Bandung - Massa yang mengatasnamakan diri Pembela Ahlus Sunnah (PAS) mendatangi lokasi penyelenggaraan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Gedung Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung.

Pihak PAS meminta panitia KKR menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut di rumah ibadah. Hasil kesepakatan antara kedua pihak yang dimediasi oleh polisi membuahkan hasil yaitu acara KKR ibadah Natal sesi kedua tidak dilanjutkan dengan berbagai pertimbangan.

Acara Kebaktian Natal Umat Kristen yang menghadirkan Pdt.Dr.Stephen Tong untuk sesi kedua sedianya dilaksanakan pada pukul 18.30 WIB di Gedung Sabuga, Selasa (6/12/2016). Pihak PAS menegaskan bahwa sama sekali tidak melarang kegiatan tersebut.

"Ini kan acara keagamaan, kita enggak masalah. Enggak ada pelarangan. Nah untuk melaksanakan Natal sesuai keyakinannya, kita menyarankan kegiatannya dilakukan di tempat semestinya sesuai Undang-undang. Ya acara Natal dilakukan di gereja, bukan di Gedung Sabuga," ujar Ketua PAS Muhammad Roin di halaman Gedung Sabuga.

Menurut Roin, peribadatan umat Kristen sudah diatur di tempat tertentu yaitu gereja. Hal tersebut, sambung dia, sesuai dengan Surat Peraturan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006.

Pihak PAS mengaku sudah bertemu secara baik-baik dengan panitia penyelenggara. Acara sesi pertama yang berlangsung pukul 13.00 hingga 15.00 WIB untuk anak-anak tetap berjalan normal.

"Tadi acara yang siang sampai sore, kami tidak ganggu," kata Roin.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto turun langsung ke lokasi. Dia menjelaskan persoalan tersebut sudah diselesaikan secara musyawarah oleh kedua pihak.

"Jadi acara yang malam tidak dilaksanakan. Tadi sudah disepakati pihak panitia, pendeta dan perwakilan ormas," ujar Winarto di lokasi yang sama.

Pihak panitia, sambung Winarto, akan mempelajari persoalan regulasi. "Kalau kegiatan keagamaan hanya perlu pemberitahuan saja. Jadi acara ini bukan dilarang. Nanti panitia akan membicarakannya lagi ke Kemenag dan MUI, termasuk kepada Pemkot Bandung," tutur Winarto.

"Jadi sudah clear. Enggak ada masalah. Semuanya memahami dan saling mempelajari," kata Winarto menambahkan.

Sementara itu pihak panitia enggan memberikan komentar kepada wartawan berkaitan dengan persoalan tersebut. Ratusan umat Kristen yang sudah terlanjur datang, sempat melakukan doa bersama di area Gedung Sabuga. Pendeta Stephen Tong didaulat menyampaikan keterangan kepada jemaatnya.

Stephen meminta jemaatnya tetap tenang. "Nanti ada tim yang mempelajari. Jangan kecewa," ucap Stephen.

Peserta KKR membubarkan diri dengan tertib pada pukul 20.30 WIB. Ketika situasi itu terjadi, sejumlah aparat kepolisian melakukan pengamanan di seputaran Gedung Sabuga.

Selasa, 06 Desember 2016

youtube


Jakarta - Linimasa media sosial akhir-akhir ini diramaikan dengan berita maupun informasi bernuansa SARA terkait gelaran aksi 'Bela Islam III' di Monas 2 Desember lalu. Polisi saat ini tengah menelusuri akun-akun tersebut, termasuk salah satunya akun YouTube.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan mengatakan, akun tersebut saat ini tengah diselidiki oleh tim Cyber Crime. Akun tersebut mencatut nama sebuah stasiun televisi di China.

"Berkaitan adanya konten di medsos yang meresahkan, sekarang akunnya sedang kita cari yang menamakan Dragon TV, setelah kita cek ke tv China ternyata tidak ada Dragon TV keluarkan itu, dan ini sedang kita cari," jelas Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Dalam tayangan di video itu, pelaku mem-posting isu bermuatan SARA terkait aksi 212 yang telah lalu. Akun tersebut juga mengadu domba antara TNI-Polri.

Kapolda menegaskan, bahwa kekompakan antara TNI-Polri tetap terjaga. Bahkan dalam pengamanan aksi 4 November dan 2 Desember, kedua satuan aparat tersebut bersama-sama melakukan pengamanan.

Tidak hanya itu, aparat TNI-Polri juga terlibat dalam operasi penangkapan 8 orang tokoh yang diduga akan melakukan upaya makar.

"Oleh sebab itu kami sampaikan kepada seluruh khalayak ramai, apa yang ada di medsos itu tidak benar adanya. Oleh sebab itu masyarakat jangan percaya terhadap provokasi yang akan mengadu domba," tegas Iriawan.

Ditegaskan kembali, TNI-Polri tetap solid dalam mengamankan Ibu Kota. "Kami semua dalam keadaan solid, bersama-sama untuk mengamankan Jakarta khususnya dan tentunya mengamankan Indonesia secara umumnya antara TNI dan Polri," sambung Iriawan.

Iriawan yang pada saat jumpa pers didampingi oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana ini juga memperlihatkan foto-foto bukti kekompakan personel TNI-Polri. Salah satunya pada saat penangkapan dua orang mantan petinggi TNI, Kivlan Zein dan Adityawarman Thaha.





Jakarta - Novel Bamukmin alias Habib Novel menggugat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membayar ganti rugi Rp 204 juta karena merasa dirugikan terhadap pernyataan Ahok soal surat Al Maidah.

Habib Novel merasa dirugikan sebagai pendakwah. Menurutnya, setelah pernyataan Ahok itu banyak kegiatan dakwahnya yang batal.

"Seakan-akan saya tukang bohong di sini. Saya dirugikan sebagai pendakwah dan setelah kejadian itu banyak kegiatan-kegiatan saya yang batal. Banyak juga acara-acara yang batal, benar-benar merasa dirugikan," ujar Habib Novel yang juga anggota ACTA, di Gedung PN Jakut, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2016).

Selain itu, Novel juga meminta Ahok membuat permintaan maaf atas pernyataannya itu. Dia menyebut pernyataan Ahok merugikan dai mubaligh.

Habib Novel juga mengaku menjadi penceramah terakhir yang datang ke Kepulauan Seribu. Ketika itu ceramah yang dibawanya tentang surat Al Maidah.

"Saya ceramah sebulan sebelumnya dan tidak ada lagi acara terbesar di sekitar Pulau Pramuka dan Pulau Panggang itu selain acara haul daripada habib. Saya menjadi salah satu penceramah yang mengangkat Al Maidah 51, yang ketika itu ada Lurah, Camat di dekat situ yang saya yakin pesan ini sampai kepada Ahok. Dan Ahok mempengaruhi di Pulau itu untuk jangan mau dibohongi pakai Al Maidah 51. Secara tidak langsung menuju kepada saya," imbuhnya.

Novel mengatakan dirinya merasa dirugikan secara material dan immaterial. Terlebih dalam video yang diunggah warga merespons dengan tertawa.

"Yang disampaikan Ahok di Kepulauan Pramuka yang mana antara Pulau Pramuka dan Panggang itu, saya berceramah di situ dan saya penceramah terakhir yang menyampaikan surat Al-Maidah. Ketika Ahok menyampaikan jangan mau dibohongi pakai surat Al Maidah 51. Di situ respon warga mereka tertawa, saya ini merasa dilecehkan dengan apa yang ucapkan Ahok yang memancing-memancing audiens," pungkas Habib Novel.

Gugatan Rp 204 juta tersebut diajukan dalam gugatan praperadilan. Habib Novel berharap gugatan itu bisa digabung dengan pokok perkara yang akan mulai digelar Selasa pekan depan.





Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan agar tidak ada cacian yang keluar dari dalam masjid khususnya saat khotbah. Dakwah harus dilakukan dengan tutur kata yang baik.

"Jangan ada maki-maki di masjid contohnya, di luar lah kalau mau maki-maki, bukan soal apa, karena akan meningkatkan suatu keimanan itu tidak dengan cara maki-maki," ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2016).

Menurutnya, berdakwah harus dilakukan dengan baik dan berasal dari hati. JK menambahkan, dirinya hanya ingin mengatur dan membatasi hal-hal yang bersifat baik di dalam lingkungan masjid.

Pada kesempatan itu, JK yang menjabat sebagai ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengatakan niatnya untuk membentuk masjid yang modern.

"Jadi masjid selalu kita berpidato, Islam itu modern mengikuti kemodernan. Kalau Islam itu modern, masjid itu harus modern," ucapnya.

Sebelumnya, JK mengatakan bahwa masjid memberikan peran yang penting dalam demonstrasi 2 Desember 2016. Masjid memberikan penginapan bagi para massa.

"Minggu-minggu lalu ternyata bertambah fungsinya masjid sebagai tempat singgah, tempat menginap. Jadi ternyata dipersiapkan sebagai tempat tinggal. Sekiranya tidak ada masjid saya kira susah juga mengumpulkan banyak orang di Jakarta ini," ujar JK.

"Tapi alhamdulillah semua masjid memperlihatkan ketulusan dan keterbukaannya, dan itulah salah satu fungsi masjid," sambungnya.

JK kembali mengingatkan bahwa fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi tempat sosial, pendidikan, dan kesehatan. JK mendorong masjid sebagai tempat untuk mendorong kegiatan ekonomi masyarakat sekitar.

Minggu, 04 Desember 2016

HACKER


Jakarta - Sebuah kelompok Hacker telah menggondol uang senilai USD 31 juta atau sekitar Rp 403,8 miliar dari bank sentral Rusia. Ini sudah kasus untuk kesekian kalinya penjahat cyber menyasar institusi keuangan dan menimbulkan kerugian besar.

Dikutip dari CNN, uang tersebut digondol dari akun milik bank yang disimpan di bank sentral Rusia. Bahkan hacker yang diduga berkelompok beberapa orang itu berniat untuk mencuri uang dengan jumlah yang lebih banyak.

Namun beruntung sistem keamanan bank sentral Rusia mampu mencegah kerugian yang lebih besar dan bahkan berhasil menarik kembali sebagian uang yang telah dicuri. "Kami beruntung bisa mengembalikan sebagian dari uang itu," kata juru bicara bank sentral Rusia.

Regulator keuangan di seluruh dunia belakangan meminta bank memperketat keamanan cyber seiring serangan hacker yang makin menggila. Awal tahun ini, bank sentral Bangladesh juga kecurian sangat besar, USD 81 juta. Dan pelakunya sampai sekarang masih buron.

Peretasan itu terjadi pada Februari lalu, saat sekelompok hacker berhasil membobol sistem bank sentral Bangladesh dan mencoba melakukan transfer palsu dengan jumlah total USD 951 juta dari akun bank tersebut di Federal Reserve Bank of New York.

Untung saja sebagian besar transfer berhasil diblokir setelah sang hacker salah menulis rekening penerima, yang seharusnya foundation menjadi fandation. Typo ini menimbulkan kecurigaan dari Deutsche Bank yang terlibat dalam proses transaksi. Mereka langsung membatalkan transfer tersebut dan terbukalah kejahatan cyber ini.

Uang yang sudah berhasil ditransfer senilai USD 81 juta diketahui terkirim ke Filipina, yang kemudian dikirimkan ke beberapa kasino di sana. Sebagian uang bisa ditarik kembali, namun sebagian masih belum diketahui berada di mana.

Sabtu, 03 Desember 2016

timnas indonesia , supprter indonesia


Bogor - Timnas Indonesia menang 2-1 atas Vietnam pada leg I semifinal Piala AFF. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan pertandingan merasa bangga.

"Ini awal yang sangat baik dan saya ingin ucapkan selamat," ungkap Jokowi usai pertandingan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (3/12/2016).

Jokowi menyaksikan pertandingan tersebut sejak awal hingga akhir pertandingan. Dia yang mengenakan jaket biru tua duduk di sebelah Ketua DPR Setya Novanto.

"Selamat atas kerja keras di lapangan yang tadi dimainkan oleh pemain-pemain kita," ungkap Jokowi menggebu-gebu.

Gol pertama Timnas Indonesia dicetak pada menit ketujuh di babak pertama. Sedangkan gol berikutnya terjadi di babak kedua dalam eksekusi penalti. 
Sutiyoso ( Bang Yos )

Jakarta - Polisi menangkap delapan orang yang diduga akan melakukan makar. Menurut mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso, Polisi tidak akan sembarang menangkap orang.

"Kalau Polisi dan aparat melakukan hal tersebut, tentu sudah pelajari undang-undang yang ada, bukti permulaan yang dimiliki. Logika saya, karena para aparat enggak mau sembarangan," kata Sutiyoso di Balai Soedirman, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016).

Disebutkannya, kondisi aksi damai 2 Desember yang ramai oleh massa membuat rawan ditunggangi oleh pihak manapun. Sehingga penangkapan harus dilakukan dengan hati-hati.

"Iya (harus hati-hati). Oleh karena itu kita harus sama-sama bertanggung jawab, kelompok masyarakat seperti itu rawan diprovokasi. Mungkin beliau-beliau memenuhi kriteria itu," kata pria yang akrab disapa Bang Yos itu.

Seperti diketahui pihak Polri mengkonfirmasi telah menangkap sebelas tersangka terkait penangkapan pada Jumat (2/12). Mereka yang ditangkap di antaranya adalah Ahmad Dhani, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, dan Kivlan Zein.

"Semua itu ada 11, dua itu UU ITE, satu itu tentang penghinaan terhadap presiden, delapan itu terkait permufakatan jahat, makar, sebagaimana di pasal 107," kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12).

Di tempat terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyebut satu orang lagi yang belum disebut sebelumnya bernama Alvin Indra. Dia ditangkap di daerah Kedungwaringin, Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat.
ratna sarumpaet

Jakarta - Menjelang waktu tengah malam, aktivis Ratna Sarumpaet akhirnya dibebaskan. Menyusul Ratna, aktivis Firza Huzein juga segera selesai diperiksa.

Hal itu disampaikan oleh pengacara Yusril Ihza Mahendra yang mendampingi sejumlah aktivis terkait tuduhan makar. Hanya saja Yusril tidak mengetahui nasib tujuh tersangka lainnya.

"Bu Rahma sudah dikeluarkan sejam lalu, Bu Ratna juga sudah lepaskan. Jadi satu lagi Firza, sudah. Saya belum tahu seperti yang laki-laki, Kivlan, Adityawarman, Bintang, kapan," jelas Yusril di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jumat (2/12/2016).

Yusril mengatakan sepuluh tersangka itu diperiksa secara terpisah. Selama pemeriksaan berlangsung alat komunikasi diminta oleh penyidik.

"Kita berpisah, enggak tahu ditahan di mana. Enggak saling berhubungan satu dengan yang lain. Karena HP semuanya disita," bebernya.

Pakar hukum tata negara itu, mengutip pernyataan penyidik, mengatakan seluruh tersangka akan dilepaskan.

"Sudah selesai. kata keterangan penyidik semuanya akan dilepaskan malam ini. Semuanya," jelas dia.

Sementara itu Ratna Sarumpaet yang dijemput pukul 06.00 WIB itu tampak kelelahan. "Masa ditangkap 06.00 WIB diperiksa pukul 14.00 WIB kita disuruh duduk-duduk aja," cetus Ratna.

Ratna yang baru keluar pukul 23.55 WIB itu tampak mengenakan kerudung abu-abu dan baju hitam.

Jumat, 02 Desember 2016






Jakarta - Polisi menangkap sepuluh orang tersangka termasuk Ahmad Dhani pada Jumat (2/12) dini hari. Sebelum melakukan penangkapan, polisi sudah setengah bulan menyelidiki dugaan makar yang disangkakan kepada sejumlah orang.

"Ini adalah hasil penyelidikan, pengumpulan informasi, dari berbagai sumber, dalam jangka waktunya hampir setengah bulan lebih proses pengumpulan informasi, pengumpulan bahan-bahan keterangan, dan lainnya," ujar Karo Penmas Mabes Polri Kombes (Pol) Rikwanto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2016).

Kesepuluh tersangka yang ditangkap di sejumlah tempat berbeda berinisial AD, E, AD, KZ, FA, RA, RS, SB, JA, dan RK. Rikwanto menyebut ada 8 orang yang dikenakan pasal upaya makar Pasal 107 KUHP, Pasal 110 KUHP, dan Pasal 87 KUHP.

"Dalam kaitan 8 orang diduga melakukan upaya makar. Kemudian 2 orang melakukan pelanggaran yang terkait dengan Pasal 28 Undang-Undang ITE," sambungnya.

Namun dalam sesi tanya jawab dengan wartawan, Rikwanto menegaskan adanya pasal sangkaan lain yakni Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa di muka umum. Pasal tersebut dikenakan terhadap satu orang tersangka berinisial AD. "Satu orang inisial AD Pasal 207 KUHP," tanpa merinci identitas tersangka yang dimaksud.

Saat ini polisi masih memeriksa kesepuluh tersangka di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Polisi yang sudah mengantongi bukti cukup ini masih mendalami upaya makar yang dilakukan para tersangka.

"Untuk detailnya besok saya sampaikan, karena pemeriksaan masih berlangsung. Tentunya kesimpulan pemeriksaan hari ini sudah bisa jelas setelah diperiksa semuanya, dan kita nanti diberi waktu oleh undang-undang adalah 24 jam. Untuk itu sekitar jam 9-jam 10 besok pagi akan kita sampaikan hasil pemeriksaan tersebut," terang Rikwanto.

Saat ditanya soal adanya surat terkait aksi yang sempat direncanakan digelar hari ini di Gedung DPR/MPR, Rikwanto menolak menjawab.

"Saya belum tahu surat itu ya," kata Rikwanto menutup sesi tanya jawab.

Kamis, 01 Desember 2016






Jakarta - Pengamat politik Boni Hargens dipolisikan oleh Partai Demokrat karena pernyataannya yang menyebut Ketua umum Partai Susilo Bambang Yudhoyono sebagai aktor dari demo 4 November.

"Saya baru tahu. Nanti kita lihatlah. Dari pembicaraan itu, kalau dilihat utuh dari pernyataan saya itu akan kelihatan," ujar Boni ketika dikonfirmasi, Kamis (1/12/2106).

Boni mengatakan pernyataanya itu dia lontarkan beberapa hari pasca aksi 4 November. Dia menyampaikan itu pada saat forum diskusi terbuka.

"Memang pada saat itu terbuka pernyataan saja. Perlu untuk melihat pernyataan saya dari awal, agar utuh," ujar Boni.

Boni tak menjelaskan secara lebih rinci apakah sebeetulnya memang dia menuduh SBY, sebagaimana yang menjadi inti pelaporan dari Demokrat. Dia hanya menjelaskan secara umum.

"Intinya gini, mari berjuang agar republik ini aman. Siapa yang melindungi kepentingan politik pihak tertentu, ya harus kita lawan. Termasuk para koruptor dan sengkuni," ujar Boni.

"Lihat nanti deh. Coba saya cek nanti ke panitia acara video utuhnya," sambung Boni.

Wasekjen Demokrat Didi Irawadi melaporkan Boni Hargens ke Polda Metro Jaya karena menyebut Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sebagai dalang aksi demo 4 November lalu. Boni dinilai telah mencemarkan nama baik SBY sekaligus partai Demokrat.

"Kami melaporkan Boni Hargens atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE. Jadi dua hal itu kami laporkan, antara lain fitnah yang dilakukan dia menuduh ketua umum kami itu dalang dari aksi damai 4 November," jelas Didi.

Menurut Didi, tudingan Boni sangat tidak berdasar. Apalagi menurut Didi, Boni juga melemparkan tuduhan spesifik soal pendanaan aksi 4 November.

"Yang mana saudara Boni Hargens mengatakan bahwa itu (dana demo-red) hasil dari yang korupsi 10 tahun, ya tentu itu fitnah yang sangat keji dan tidak bertanggung jawab," terang Didi.

Menurut Didi, tudingan terhadap SBY itu tidak hanya dilontarkan sekali saja oleh Boni Hargens. Selain di media sosial, Boni, menurutnya, melontarkan tudingan tersebut dalam kesempatan di berbagai forum diskusi.
Ahok PIlgub DKI

Jakarta - Calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebelumnya berujar telah mengubah gaya bicaranya agar lebih santun. Namun rupanya gaya bicara Ahok yang ceplas ceplos masih sempat terdengar hari ini saat blusukan.

Gaya bicara itu terlontar saat Ahok tengah melihat pemukiman warga di Jalan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang disebut warga menjadi langganan banjir.

Saat itu Ahok usai memanjat tembok pembatas antara pemukiman dengan sungai. Cagub nomor urut 2 itu mengatakan seharusnya daerah itu memiliki daerah resapan yang baik untuk mencegah banjir.

Ia juga menyayangkan mudahnya pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dilakukan oleh pemerintahan gubernur sebelumnya.

"Ini semua gara-gara IMB-nya enggak benar. Dulu IMB enggak pikirin soal buangin air kampung. Orang ngajuin bikin rumah atau gedung dikasih aja," ungkap Ahok di lokasi blusukan, Kamis (1/12/2016).

"Dulu bagian trase sungai dibelok-belokin. Yang punya bangunan toko dia bikin sungai jadi belok. Dia untung supaya tanah tetap utuh. Orang kampung tapi yang bonyok. Akhirnya hampir semua sungai di yang lurus jadi berbatasan dengan kampung. Kurang ajar enggak? Bisa bikin kampung tenggelam," kata Ahok bernada cukup emosi.

Seorang warga yang mendengar kata 'kurang ajar' tersebut langsung mengingatkan Ahok. "Pak Ahok katanya enggak mau bilang kasar lagi?" ucap seorang warga.

"Oh iya ya. Saya enggak boleh bilang kurang ajar. Kesal saya. Sudah dongkol. Orang enggak mikirin penduduk, enggak mikir itu. Enggak benar ini, pasti banjir," jawab Ahok.

Usai diingatkan Ahok pun kembali reda dan kembali menebar senyum. Ia mengatakan akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut usai cuti kampanye. Selepas itu, ia berjalan dan menerima permintaan warga yang ingin berfoto bersama dirinya.





Jakarta - Seorang oknum polisi Polres Kepulauan Seribu, Briptu inisial H, diduga kuat mencabuli seorang remaja putri berusia 13 tahun. Kasus tersebut saat ini diselidiki Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Kasusnya ditangani Sub Direktorat Remaja Anak dan Wanita (Subdit Renakta) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, tersangka sudah diperiksa," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Argo memastikan, anggota tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku. "Yang bersangkutan masih diperiksa dan akan ditahan," imbuh Argo.

Selain melaporkan hal itu ke kepolisian, keluarga korban mengadu ke Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS). Keluarga korban melaporkan kasus tersebut pada 4 November lalu.

"Jadi awanya korban ini pada 13 Maret 2016 itu diperkosa oleh sekitar delapan orang temannya sampai akhirnya korban hamil delapan bulan," ujar Ketua KontraS Divisi Bidang Hukum dan HAM Elang Yayan saat duhubungi secara terpisah.

Setelah kejadian tersebut, korban tidak berani melapor karena trauma. Lantaran kemudian korban hamil, akhirnya pada tanggal 13 Maret 2016, keluarga korban melaporkan kasus itu ke Polres Jakarta Utara.

Laporan korban diterima dengan bukti laporan polisi bernomor LP/884/K/VII/2016/PMJ/ResJU, tanggal 13 Juli 2016. Penyidik Polres Jakarta Utara kemudian menindaklanjuti laporan korban tersebut dan sempt mendatangi rumah korban.

"Karena kebetulan H ini tetanggaan sama korban, sehingga akhirnya korban diantar oleh H, katanya mau diantar ke Polres Jakarta Utara dan KPAI," imbuh Elang.

Ironisnya, bukannya membawa korban ke tempat tujuan, H justru membelokkan korban ke kosan temannya di kawasan Koja, Jakarta Utara. Atas hal itu, korban kemudian melaporkan ke pihak KontraS.

Korban didampingi KontraS kemudian melaporkan H ke Polda Metro Jaya. "Setelah korban melapor, korban mendapatkan intimidasi bahkan pagar rumah korban pun dirusak oleh pelaku, dan untuk kasus ini juga telah kami laporkan," lanjut Elang.